Minggu, 03 Januari 2016

Etika Profesi (BAB VIII Aspek Bisnis di Bidang Produksi dan Design)



BAB VIII
ASPEK BISNIS DI BIDANG PRODUKSI DAN DESIGN 

PROSEDUR PENDIRIAN BISNIS

Dalam melangsungkan suatu bisnis, para pengusaha membutuhkan suatu wadah untuk dapat bertindak melakukan perbuatan hukum dan bertansaksi. Pemilihan jenis badan usaha ataupun badan hukum yang akan dijadikan sebagai sarana usaha tergantung pada keperluan para pendirinya.
Dalam mendirikan usaha tentunya harus ada surat izin usaha untuk melakukan bisnisnya. Sarana usaha yang paling populer digunakan adalah Perseroan terbatas (PT), karena memiliki sifat, ciri khas dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh bentuk badan usaha lainnya, yaitu:
* Merupakan bentuk persekutuan yang berbadan hukum,
* Merupakan kumpulan modal/saham,
* Memiliki kekayaan yang terpisah dari kekayaan para perseronya,
* Pemegang saham memiliki tanggung jawab yang terbatas,
* Adanya pemisahan fungsi antara pemegang saham dan pengurus atau direksi,
* Memiliki komisaris yang berfungsi sebagai pengawas,
* Kekuasaan tertinggi berada pada RUPS.
Prosedur Pendirian PT secara umum sbb.:
1. Pemesanan nama ps. 9 (2) (+ 3 hari) :
2. Pembuatan akta Notaris (ps. 7 (1))
3. Pengurusan ijin domisili & Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Perseroan sekaligus pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) & Berita Negara Republik Indonesia (BNRI) (jangka waktu + 2 minggu)
4. Pembukaan rekening Perseroan dan menyetorkan modal ke kas Perseroan
5. Permohonan pembuatan Srat Ijin Usaha Perdagangan (SIUP) atau Ijin Usaha lain yang terkait sesuai dengan maksud & tujuan usaha ( jangka waktunya + 2 minggu,
6. Pembuatan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) sekaligus Pendaftaran Perseroan untuk memenuhi criteria Wajib Daftar Perusahaan (WDP) (jangka waktunya + 2 minggu sejak berkas lengkap).
7. Pengumuman pada BNRI (jangka waktu + 3 bulan).
KONTRAK KERJA
Kontrak kerja merupakan standar umum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan yang sudah semestinya dimiliki setiap perusahaan. Kontrak kerja dapat dikatakan sebagai perjanjian tertulis antara pihak perusahaan dan pegawainya. Perjanjian resmi ini merupakan bukti ikatan kerja sama antara kedua belah pihak, yang berisi kewajiban dan hak masing-masing pihak.
Berikut ini beberapa hal pokok yang wajib tercantum dalam surat kontrak kerja :
1.      Pengangkatan
2.      2. Informasi Gaji
3.       Jadwal kerja dan Lokasi Penempatan
4.      4. Pemutusan Hubungan Kerja

KONTRAK BISNIS
Kontrak Bisnis merupakan suatu perjanjian dalam bentuktertulis dimana substansi yang disetujui oleh para pihak yang terikat didalamnya bermuatan bisnis. Adapun bisnis adalah tindakan-tindakan yang mempunyai nilai komersial. Dengan demkian kontrak bisnis adalah perjanjian tertulis antara dua lebih pihak yang mempunyai nilai komersial. Dalam pengertian yang demikian kontrak bisnis harus dibedakan dengan suatu kontrak kawin atau perjanjian kawin.
Pengertian Kontrak Bisnis Internasional
Kontrak Bisnis dilihat dari unusurnya dapat dibagi menjadi dua kategori. Pertama adalah Kontrak Bisnis Domestik dan kedua adalah Kontrak Bisnis Internasional. Adapun yang membedakan antara Kontrak Bisnis Domestik dengan Internasional adalah ada tidaknya unsur internasional.

Etika Profesi (BAB IX Konsultan Engineering)



BAB IX
Konsultan Engineering 

Konsultan adalah individu yang biasanya bekerja untuk diri mereka sendiri tetapi juga dapat berhubungan dengan sebuah perusahaan konsultan. Mereka, untuk biaya, memberikan saran atau menyediakan layanan dalam bidang pengetahuan khusus atau pelatihan. Sebagian besar konsultan membawa kehidupan mereka sendiri dan asuransi kesehatan, membayar pajak mereka sendiri, sebagian besar memiliki alat sendiri dan peralatan mereka. Konsultan dapat bekerja sendiri dengan staf atau klien
            Konsultan dapat memainkan peran multi-faceted. Mereka dapat, misalnya fungsi sebagai penasihat, pemecah masalah, atasan, generalis, stabilisator, pendengar, penasihat, spesialis, katalis, manajer atau kuasi-karyawan. Pekerjaan yang sebenarnya bahwa konsultan untuk melakukan satu perusahaan lain dapat sangat bervariasi, akun pajak yaitu untuk dekorasi kantor. Namun, alasan yang mendasari khas yang konsultan disewa bersifat universal. Suatu masalah ada dan pemilik atau manajer perusahaan telah memutuskan untuk mencari bantuan ahli.


            Konsultan dapat disewa ketika perusahaan mungkin tidak memiliki siapapun di staf mampu memecahkan masalah tertentu. Pada saat seperti itu, kurva belajar yang mahal pada bagian dari staf teknik dikaitkan dengan proyek. Salah satu contoh adalah menggunakan konsultan sebagai alternatif selama tahap pengembangan produk baru. Mempekerjakan konsultan dengan pengalaman di daerah tertentu maka dapat memotong hari, minggu atau bahkan berbulan-bulan dari jadwal proyek. Selain itu, ia dapat membantu staf menghindari kesalahan mereka dinyatakan dapat membuat. Ketika proyek mencapai titik tertentu, staf permanen kemudian dapat mengambil alih.
            Konsultan dapat berhubungan langsung dengan pemilik dan manajemen atas. Dalam perannya ini, konsultan dapat memberikan titik pihak ketiga pandangan objektif. Tujuan kritis maka dapat diidentifikasi dan saran yang diberikan dalam keyakinan. Konsultan adalah alternatif dalam membantu dalam studi kelayakan atau dalam persiapan proposal. Mungkin manajer tidak dapat membenarkan pergeseran tugas anggota staf yang ada.

Senin, 01 Desember 2014

Perbandingan Pengolahan Sampah di Indonesia dengan Negeri Sakura (JEPANG)

Seiring berkembangnya suatu Negara dengan pertumbuhan ekonomi dan penduduk yang sangat pesat, namun memiliki permasalahan yang sangat luar biasa dan sangat sulit untuk dihadapi yaitu “SAMPAH”. Hal tersebut tidak berlaku hanya di Indonesia namun berlaku terhadap Negara-negara lain yang memiliki masalah yang sangat serius yaitu sampah, namun dalam penanganan sampah pada masing-masing Negara memiliki cara yang berbeda dalam menghadapi permasalahan sampah yang selalu terus – menerus ada dan sangat sulit untuk diselesaikan. Untuk penanganan sampah ini membutuhkan suatu kesadaran bagi masyarakat dalam membuang sampah. Saat ini sampah di Indonesia merupakan masalah yang sangat serius bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Jika permasalahan sampah tidak diselesaikan dari sekarang, suatu saat manusia akan berdampingan dengan sampah dan juga penyebaran penyakit terhadap manusia oleh sampah akan terus menghantui masyrakat yang sehat.
Keberadaan sampah yang berada di Indonesia ini tidak bias dibiarkan karena akan mengancam kesehatan masyarakat dan juga harus dicarikan solusi khusus dalam penanganan sampah yang ada di Indonesia. Sampah yang dihasilkan dari rumah tangga dapat memproduksi 4 kg sampah setiap harinya bahkan lebih. Maka dari itu kita harus melihat pengolahan sampah di Negara maju seperti di Jepang. Maka dari itu, jepang merupakan Negara yang peduli dengan sampah dan paling unggul dalam pengolahan sampah khususnya sampah rumah tangga. Masyarakat jepang sudah terbiasa yang namanya aturan dan kedisplinan sehingga sangat sulit untuk dilanggar.
Jadi, negeri sakura ini sangat pantas jika sejajar dengan Negara maju yang ada di benua eropa karena kedisplinan yang tinggi bagi masyarakat jepang. Peraturan buang sampah di Jepang memang agak rumit. Pembuangan sampah di Jepang memang benar-benar memakai konsep 3R yaitu Reduce (mengurangi produksi sampah), Reuse ( menggunakan kembali sampah yang ada) dan Recycle (mengubah sampah menjadi barang baru). Secara prinsip, sampah dibagi dalam empat jenis, yaitu :

1.    Moeru gomi (sampah yang dapat dibakar) misalnya : kertas, kertas pembungkus makanan, tissue, plastic, sisa makanan, dan sampah dapur.
2.    Moenai gomi (sampah yang tidak dapat dibakar) misalnya : potongan logam (egnails; sendok; garpu; dsb), periuk rusak, plastik, kaca, kaleng, dan botol
3.    Sodai Gomi (sampah besar) misalnya : perabot rumah tangga, barang elektronik rumah tangga, sepeda, dll.
4.    Shigen gomi (sampah yang bisa didaur ulang) misalnya : kaleng bekas, botol bekas, Koran bekas,

Di Negara jepang masing-masing rumah tangga sampah harus dicuci bersih dan mulai memilah-milah sampah menurut 8 jenis, yaitu :
1.  Sampah dapur yang bisa dijadikan pupuk
2. Kertas : buku, kotak karton bekas barang, karton minuman, dll.
3. Besi dan aluminium : kaleng minuman,alat dapur dari besi, alat makan, dll.
4. Plastik : plastik botol,pastik tas belanja, mainan anak-anak, dll.
5. Sampah yang mengandung bahan kimia, seperti batu baterai dan termometer
6. Kaca : bola lampu,piring,gelas dan alat rumah tangga lain.
7. Minyak goreng yang dibuang harus dimasukkan kedalam botol.
8. Kain : baju, bantal, sprei, dll.

            Membuang sampah dengan cari memilah terlebih dahulu merupakan budaya bagi orang jepang dalam hidup bersih dan jauh dari penyakit. Dalam membuang sampah, masyarakat jepang membuang sampah menggunakan kantong plastic bening. Setiap wilayah di jepang menerbitkan kantong plastic sesuai dengan wilayahnya masing-masing, maka dari itu jika membuang sampah ke wilayah lain maka petugas kebersihan tidak akan mengangkut sampah yang beda dengan wilayahnya. Di jepang dalam pengangkutan sampah memiliki jadwal masing-masing dalam setiap pengangkutan sampah sehingga dalam pengangkuta sampah tidak saling bertabrakan jadwalnya dan dapat di angkut dengan rapi.
Lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) diatur oleh masing-masing daerah sehingga masing-masing daerah tersebut memiliki tempat pengolahan sampah di masing-masing daerah. Jangan heran jika kita melihat lingkungan di jepang itu sangat rapi dan bersih dari sampah. Sistem daur ulang di Jepang menganut dua langkah dasar. Pertama, pemisahan material dan  pengumpulan. Kedua, pemrosesan dan daur ulang sampah. Di Kurin Senta, sampah-sampah dimasukkan ke tempat pembakaran. Timbunan sampah yang berasal dari sisa-sisa makanan, kotoran dapur, dimasukkan ke dalam sebuah tempat penampungan besar. Ada bungkus tahu, sisa tulang ikan, dan aneka makanan sisa lainnya dimasukkan ke tempat itu. Dari situ, sampah dimasukkan ke tempat pembakaran dan kemudian dibakar.

Di Indonesia masih sangat minim kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya sehingga lingkungan tersebut mudah tercemar oleh bau yang tak sedap dan banyak wilayah yang terkena banjir oleh sampah. Permasalahan sampah bagi pemimpin daerah merupakan sebuah permasalahan yang sangat sulit dan rumit dalam prnganan sampah. Kini masing-masing daerah telah memiliki TPA dan Pengolahan sampah namun tidak 100% sampah tersebut di olah dengan baik.
Di Indonesia kita sangat mengenal dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), namun di Indonesia TPA dan tempat pengolahan sampah dibedakan tempatnya dan juga sangat jauh dari tempat pengolahan sampah. Banyak sampah rumh tangga yang dibuang sembarangan dan menyebabkan dampak negative bagi lingkunan. Di Indonesia dalam mengatasi sampah bukanlah dikelola dengan baik seperti sampah yang diangkut oleh petugas kemudian di timbun tetapi tidak di olah sampah tersebut sehingga terjadinya penumpukan di TPA. Kini sampah merupakan pemandangan yang biasa bagi masyarakat Indonesia dan juga bau sampah merupakan hal yang biasa saja bagi masyarakat.
Kini di masing-masing daerah memiliki BANK SAMPAH yang dipelopori oleh masyarakat sekitar yang sangat serius salam menghadapi sampah. Bank sampah sama seperti bank pada umumnya namun kita menabung dengan menggunakan sampah dan kita dapat mengambil uang hasil dari sampah yang kita kumpulkan dan ditabung ke bank sampah. Bank sampah merupakan tempat proses pengolahan sampah organic maupun non organic yang dapat di daur ulang dan digunakan kembali oleh masyarakat. Dengan adanya bank sampah kini masyarakat sadar dengan dampak lingkungan yang disebabkan oleh sampah. Saat ini bank sampah mulai marak diberlakukan di masing-masing daerah maupun itu tingkat kota, kecamatan, kelurahan, atau perumahan. Dengan adanya bank sampah ini masyarakat dapat menghasilkan uang walaupun berasal dari sampah. So, sampah juga memiliki dampak positif bagi masyarakat.

KESIMPULAN
            Pengolahan sampah di Negara maju maju seperti jepang sangatlah rapi, teratur, dan bersih. Jika kita mampir ke negeri sakura, wilayah tersebut bagaikan kota yang tak memiliki masalah tentang sampah dikarenakan pengolahan sampah yang baik. Namun jika kita terapkan di Indonesia, sangatlah sulit karena membuang sampah sembarangan menjadi budaya masyarakat. Tapi setidaknya kita harus memiliki kesadaran dalam membuang pada tempatnya dan memilah-milah sampah tersebut. Jika sampah tidak dapat dikelola dengan baik maka yang dihasilkan oleh sampah tersebut merupakan hasil yang sangat fatal bagi kehidupan maupun kesehatan. Jai, kita sabagai masyarakat harus menyadari dampak dari pembuangan sampah sembarangan dan system pengolahan sampah yang baik dan benar.

Minggu, 17 November 2013

matek 1

Nama : Andhika Lukman, Alfian Khairul Mizan, Agung Hermawan, Rismawan
Kelas : 2IC02

Kelompok Matriks (Matematika Teknik 1)












Kamis, 07 November 2013

Sistem Bilangan Pada Komputer



Nama : Andhika Lukman Baskara Sembiring
NPM  : 20412745
Kelas : 2IC02
MATKUL : Organisasi & Arsitektur Komputer #


Sistem Komputer dan Sistem Bilangan Pada Komputer
 
Didalam video tersebut kita akan mengetahui system bilangan pada computer dan bagaimana cara computer dalam menghitungnya. Didalam computer mempunyai banyak tombol informasi, semakin banyaknya tombol akan semakin banyak pula informasi yang akan didapat. Didalam system bilangan mempunyai banyak system bilangan tetapi system bilangan computer yang sering kita gunakan yaitu “system bilangan biner, decimal, octal, dan heksadecimal”. Didalam video tersebut menceritakan sebuah tombol yang berwarna merah atau hitam antara menyala atau mati dan inilah cara computer bekerja.

1.      Biner (Radiks/Basis 2)
Menghitung sampai milyaran merupakan cara lain untuk menghitung itu disebut dengan “biner”. Biner berartikan “dua” atau “Basis dua/Radiks” seperti sebuah sepeda yang memiliki dua buah roda. Kenapa disebut dengan bilangan biner, karena biner merupakan bilangan yang dapat dikonversikan ke system bilangan octal atau heksa decimal. Orang melakukan numeric menggunakan bilangan biner yang kita ketahui dengan angka 1 dan 0, setiap nol atau satu disebut dengan bit atau Binary Digit. Setiap tombol nilainya nol atau satu, nol atau satu. Jika 1 pastinya akan menjadi 0 atau 0 menjadi 1. Kode-kode tersebut dirancang untuk komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem pengkode-kodean 1 Byte. Jadi, computer akan menghitung dengan bit biner didalam penghitungan biner memiliki cara hitung cepat dengan metode system bilangan 1_2_4_8_16_32_64_128. 

2.      Oktal (Basis 8)
Oktal atau bilangan yang berbasis 8 merupakan konversi system bilangan dari system bilangan biner yang terkelompokan tiap tiga bit dari ujung sebelah kanan.
Notasi  : (n)8
Simbol : 0,1,2,3,4,5,6,7

3.      Desimal (Basis 10)
Desimal (Basis 10) adalah Sistem Bilangan yang paling umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Sistem bilangan desimal menggunakan basis 10 dan menggunakan 10 macam simbol bilangan yaitu : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9. Sistem bilangan desimal dapat berupa integer desimal (decimal integer) dan dapat juga berupa pecahan desimal (decimal fraction).
Notasi  : (n)10
Simbol : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9

4.      Heksadesimal (Basis 16)
Heksadesimal atau sistem bilangan pada computer yang mempunyai basis 16 adalah sebuah sistem bilangan yang menggunakan 16 simbol. Berbeda dengan sistem bilangan desimal, simbol yang digunakan dari sistem ini adalah angka 0 sampai 9, ditambah dengan 6 simbol lainnya. Pada Sistem Bilangan Heksadesimal memadukan 2 unsur yaitu angka dan huruf. Sistem bilangan heksadesimal mempunyai sebuah symbol angka dan huruf, symbol angka dituliskan 0 – 9 dan symbol huruf dituliskan dari A sampai F. Sistem bilangan heksa decimal ini digunakan untuk menampilkan nilai alamat memori dalam pemrograman computer yang telah kita buat.
Notasi  : (n)16
Simbol : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
                A,B,C,D,E,F